Jokowi: COVID-19 Mengajarkan yang Dulu Tabu Jadi Cara Hidup Baru
Oleh Muhammad Mochlis pada Selasa, 16 Maret 2021

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa dunia saat ini cepat mengalami perubahan akibat pesatnya perkembangan teknologi. Kemudian perubahan itu semakin dipercepat oleh pandemi virus Corona (COVID-19).

Jokowi mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Sidang Terbuka Senat Akademik DIES Natalis Ke-45 UNS yang tayang di YouTube, Jumat (12/3/2021).


"Pandemi COVID-19 telah mengajarkan kepada kita untuk mendobrak cara-cara lama yang dulu dianggap tabu sekarang justru menjadi cara hidup baru," katanya.


Di dalam dunia yang cepat berubah saat ini, mantan Wali Kota Solo itu menekankan bahwa kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci untuk memenangkan kompetisi.


"Kita tidak boleh terjebak dengan cara biasa-biasa saja, kita tidak boleh disandera oleh rutinitas yang biasa-biasa saja, cara-cara baru harus terus dikembangkan," sebut Jokowi.


"Ukuran kinerja pun harus diubah, cara-cara penganggaran harus diubah, program-program kerja baru harus diperkenalkan," sambungnya.


Bagi para pelaku startup, cara-cara baru tersebut sudah menjadi landasan kerja mereka sejak awal. Tapi untuk institusi yang sudah berusia tua, menurutnya tak mudah untuk memperkenalkan cara-cara baru.


"Bagi institusi yang sudah berusia 45 tahun, saya tahu seringkali tidak mudah untuk memperkenalkan cara-cara baru, tidak mudah untuk melakukan disrupsi terhadap diri sendiri. Padahal jika tidak berani mendisrupsi diri kita akan didisrupsi oleh zaman yang sedang berubah dengan cepat," tambah Jokowi.