PPKM Makin Longgar Bisa Picu Gelombang ke-3 Covid-19 di RI!
Oleh Fia Abdi Putra pada Senin, 27 September 2021

Anggota Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia dr. Erlina Burhan memandang peringatan sejumlah pihak terhadap potensi gelombang ke-3 Covid-19 harus diwaspadai. Ini mengingat pelonggaran aktivitas dan PPKM rentan meningkatkan risiko penularan kembali.

"PPKM sekarang lumayan berhasil terlihat dengan penurunan kasus yang di bulan Juli. Memang terjadi penurunan yang sangat signifikan dan saya khawatir penurunan ini membuat PPKM akan menjadi longgar. Nah ini salah satu faktor risiko akan terjadi lonjakan gelombang ketiga," ujarnya dalam wawancara program Profit CNBC Indonesia Senin (27/09/2021)

Selain itu, masa libur panjang di akhir tahun yang mana mobilitas masyarakat akan semakin tinggi juga menjadi perhatian. Sebab, hal itu berpotensi meningkatkan kerumunan dan penularan Covid-19.

Pemberlakuan PTM juga bisa menjadi penyebab di mana ada beberapa sekolah yang sudah teridentifikasi menjadi kluster terbaru dari Covid-19 itu sendiri.

Anggota Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia dr. Erlina Burhan memandang peringatan sejumlah pihak terhadap potensi gelombang ke-3 Covid-19 harus diwaspadai. Ini mengingat pelonggaran aktivitas dan PPKM rentan meningkatkan risiko penularan kembali.

"PPKM sekarang lumayan berhasil terlihat dengan penurunan kasus yang di bulan Juli. Memang terjadi penurunan yang sangat signifikan dan saya khawatir penurunan ini membuat PPKM akan menjadi longgar. Nah ini salah satu faktor risiko akan terjadi lonjakan gelombang ketiga," ujarnya dalam wawancara program Profit CNBC Indonesia Senin (27/09/2021)

Selain itu, masa libur panjang di akhir tahun yang mana mobilitas masyarakat akan semakin tinggi juga menjadi perhatian. Sebab, hal itu berpotensi meningkatkan kerumunan dan penularan Covid-19.

Pemberlakuan PTM juga bisa menjadi penyebab di mana ada beberapa sekolah yang sudah teridentifikasi menjadi kluster terbaru dari Covid-19 itu sendiri.

(Sumber : cnbcindonesia.com)